Bareng Akademisi, Haidar Majid Sosialisasi Perda Tentang Pemuda di Makassar

Bareng Akademisi, Haidar Majid Sosialisasi Perda Tentang Pemuda di Makassar

RADAR, MAKASSAR – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan, Haidar Majid (HM) menggelar penyebarluasan peraturan daerah (perda) provinsi Sulsel nomor 3 tahun 2018 tentang pembangunan kepemufaan, Sabtu (1/5).

Penyebarluasan perda tersebut digelar di gedung aula asrama cacat kecamatan panakukang jalan Ap Pettarani kota Makassar.

Kegiatan ini menghadirkan Dekan Isipol Unifersitas Bosowa, Arif Wicaksono, dan Kasubdit Humas dan Informasi Publik Direktorat Komunikasi Unhas, Ishaq Rahman serta beberapa komunitas pemuda di Makassar sebagai peserta.

Menariknya, kegiatan yang kerap disebut sosialisasi perda ini juga menghadirkan para penyandang disabilitas yang bermukim di asrama cacat jalan Ap Pettarani Makassar.

HM dihadapan para pemuda mengaku dirinya ikut serta dan turun langsung dalam penyusunan penrda tersebut di tahun 2018.”Saya menjadi bagian dari orang yang merumuskan perda ini,” aku HM.

Ia mengatakan tujuan dari perda tersebut aga pemuda di Sulsel dapat mengambil peran dalam pembangunan daerah dan berdayasaing dengan negara lain.

“Tujuannya kita mau pemuda di sulsel punya posisi dan mengambil peran dalam pembangunan dan semua posisinya sama,” katanya.

“Kecil peluang pemuda bisa berhasil tanpa membuka akses bekerjasama dengan orang lain. Jangan mau menang dan pintar sebdiri. Ini potensi paling besar bisa mematikan semangat pemuda. Bagaimana membangun dan menata jaringan. Harus sadar peran dan tanggungjawab,” lanjutnya.

Ishaq Rahman sebagai narasumber menjelaskan apa itu pemuda. “Pemuda adalah warga negara Indonesia yang memasuki periode penting pertumbuhan dan perkembangan yang berusia 16 (enam belas) sampai 30 (tiga puluh) tahun,” jelasnya.

Sementara itu, Akademisi Unifersitas Bosowa, Arif Wicaksono mengatakan, kepemudaan perlu di perdakan karena ini akan berpotensi dua hal yang pertama, para pemuda dimasa akan datang menguntungkan kita sebagai anak bangsa dan yang kedua sebaliknya.

“Perda ini hadir agar kehadiran pemuda dimasa sekarang dan masa yang akan datang bisa menjadi lebih baik. Ditengan pandemi ini juga pemuda harus mengambil peran,” tutupnya. (kas)

No Responses

Leave a Reply