Friday 28th January 2022

Mobilitas Meningkat, Santunan Kecelakaan 2021 Diprediksi Naik

Radarmakassar.com – PT Jasa Raharja cabang Sulawesi Selatan memproyeksikan santunan kecelakaan di wilayahnya akan meningkat tahun ini. 

Kepala PT Jasa Raharja Cabang Sulsel, Ifriyantono mengatakan, kebijakan pelonggaran selama masa pandemi meningkatkan mobilitas masyarakat. Hal itu juga turut meningkatkan resiko kecelakaan.

Oleh karena itu, Ifri sapaannya memprediksi santunan di tahun 2021 akan mengalami peningkatan, sejalan dengan kebijakan pelonggaran di masa pandemi.

“Penyaluran santunan diprediksi meningkat 10 persen dibanding tahun 2020. Tingkat mobilitas masyarakat memang sangat berpengaruh pada jumlah kecelakaan,” ujar Ifri, Rabu (10/11/2021).

Sementara itu, hingga Oktober 2021 santunan sudah mencapai Rp75.662 miliar. Jumlah tersebut diterima oleh 4.251 korban kecelakaan.

Penyaluran santunan didominasi oleh korban meninggal dunia dengan nilai Rp43.204 miliar. Sementara korban luka-luka, cacat tetap, biaya penguburan dan biaya pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) Rp32.458 miliar.

Sepanjang tahun 2020 lalu, nilai santunan mencapai Rp88,477 miliar. Jumlah itu menyusut dari santunan santunan pada 2019 yang sebesar Rp120,25 miliar.

Penurunan nilai santunan tersebut terjadi karena jumlah korban kecelakaan tahun lalu juga berkurang dari 7.716 jiwa pada 2019 menjadi 5.291 jiwa.

“Kebijakan pengetatan di masa pandemi pada tahun lalu berdampak pada tingkat kepadatan masyarakat yang menurun. Sehingga menyebabkan penurunan jumlah korban,” jelas Ifri.

Lebih jauh, Ifri menjelaskan, meski dalam kondisi pandemi covid-19, kecepatan kinerjanya, yakni santunan untuk korban meninggal dunia mengalami peningkatan. Hingga Oktober 2021, rata-rata santunan diberikan dalam kurun waktu 1 hari 3 jam.

“Dalam kurun waktu itu (1 hari 3 jam), santunan telah diserahkan kepada ahli waris korban,” pungkasnya.(wah)

No Responses

Leave a Reply