Friday 28th January 2022

Kekecewaan Penjual Bakso Di Makassar Akan Penegakan Hukum Polsek Biringkanaya

RADARMAKASSAR – Kurdas alias Das (60), seorang penjual bakso yang terletak di Pasar Grosir Daya Makassar mengaku kecewa dengan penanganan hukum Polsek Biringkanaya, Polretabes Makassar, setelah dirinya di tetapkan tersangka bersama dengan anak buahnya bernama Mansur.

“Saya merasa kecewa dengan penanganan hukum di Polsek Biringkanaya, kenapa saya dijadikan tersangka bersama dengan anak buah saya bernama Mansur padahal anak buah saya nda tau apa-apa dengan kejadian ini,” ucap Kurdas alias Das saat ditemui di salah satu bilangan Kafe di Jalan Perintis Kemerdekaan Makassar, Senin (20/12).

Kata dia, penetapan dirinya sebagai tersangka bersama dengan karyawannya itu terkait laporan dari salah satu warga bernama H. Kadir terkait dugaan pengrusakan yang telah dilakukannya ditahun 2020.

“Saya dilaporkan terkait pengrusakan, padahal saya hanya menggeser saja, karna kenapa bangunan rangka baja itu menempel diruko saya, kalau saya biarkan ini akan bahaya para pencuri akan lewat disitu masuk ruko saya dan pembangunan rangka baja itu tidak ada izin dari saya langsung dipasang saja,” tuturnya.

Ia menyebutkan, sebelum mengeser rangka baja itu terlebih dahulu dirinya mencari pemilik bangunan tersebut hingga kepada pihak pengelola namun tak ada mengakui terkait pembangunan tersebut.

“Sebelum saya geser saya sempat mencari pemilik Bangunan itu bahkan pihak pengelola dan tak ada yang mengaku sehingga saya geser dan saya geser itu hanya seorang diri tidak ada keterlibatan dari karyawan saya dan kenapa dia ditetapkan sebagai tersangka,” pungkasnya.

Bahkan kata dia, pembangunan diduga ruko itu syarat dengan pelanggaran selain diduga tak berizini juga terbangun diatas lahan fasilitas Umum (Fasum) yakni jalanan. “itu fasum disitu, kenapa bisa ada bangunan di situ ini kan melanggar,” paparnya.

Ia pula mengatakan dirinya sempat layangkan laporan kepada Mansur terkait aksi dugaan pengancaman menggunakan senjata tajam kepada dirinya dan keluarga dan diketahuinya Mansur telah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak Polsek Biringkanaya akan tetapi belakangan diberikan penangguhan oleh Polisi.

“Dia sudah ditetapkan juga tersangka, terkait pengancaman senjata tajam kepada saya dan keluarga saya, tapi berkasnya tidak dikirim – kirim, pelakunya juga bebas berkeliaran karna diberi penangguhan,” kata dia.

Sementara itu, Kapolsek Biringkanya, Kompol Rujiyanto dikonfirmasi mengatakan, pihaknya melakukan dan menangani kasus tersebut berdasarkan laporan polisi yang ada.

“Kami melakukan berdasarkan laporan Polisi yang kami tindak lanjuti dengan melakukan penyelidikan dan penyidikan. Insha allah kami melakukan dengan Profesional,” tutupnya. (Nca)

No Responses

Leave a Reply