Friday 28th January 2022

Perluas Produk Lokal di Sulsel, UMKM Mutiara Timur Gandeng Swiss Belin Panakkukang

RADARMAKASSAR – Perluasan produk UMKM di Sulawesi Selatan tak pernah surut di pasarkan. Selain kualitas produk lokal yang terus diandalkan, ternyata juga dilirik oleh industri pariwisata.

Hal ini seperti implementasi kerjasama yang dilakukan Asosiasi UMKM Mutiara Timur dengan Hotel Swiss Belinn Panakkukang Makassar untuk memasarkan produk-produk UMKM.

“Kerjasama kita ini bagaimana memberikan ruang promosi kepada pelaku UMKM Sulawesi Selatan. Dengan adanya kerjasama ini kita berharap untuk produk-produknya lebih dikenal karena tadi dari asumsi pengunjung Hotel Swiss Belinn Panakkukang Makassar per hari itu mencapai 80 persen,” ujar Ketua Asosiasi UMKM Mutiara Timur, Hasidah S Lipung, Kamis (30/12/2021).

Perempuan enerjik ini tampak mempunyai kelebihan dalam memanfaatkan peluang pasar. Ia menginginkan agar produk-produk UMKM di Sulsel dikenal oleh banyak kalangan.

“Dengan melihat produk ada disini itu kan sebuah peluang bagaimana produk itu dikenal jadi bagaimana produk-produk UMKM ini dikenal dulu,” jelasnya.

Disamping itu, inovasi yang dilakukan dengan mengusulkan program gerakan produk UMKM dengan melibatkan karyawan hotel juga sangat didukung oleh General Manager Hotel Swiss Belinn Panakkukang.

“Kemudian dari hasil kerjasama ini kita ada rencana gerakan produk UMKM. Jadi nanti dari pihak GM sendiri akan menghimbau kepada seluruh jajaran staf dan karyawannya untuk berbelanja produk yang ada,” ucapnya.

“Itu minimal belanjanya Rp10 ribu, satu orang satu bulan. Karyawannya ada 90 orang. Jadi misalnya karyawannya satu orang satu kali belanja Rp10 ribu, ada 90 orang berarti ada 900 ribu produk yang bisa terjual. Tali kalau produknya dia suka belanja berulang-ulang berarti ada peluang market,” sambungnya.

Tak hanya itu, ia menjelaskan bahwa produk UMKM ini juga akan dipasarkan dalam setiap acara wedding di hotel tersebut. Hal ini dilakukan agar produk-produk yang berkualitas ini juga diketahui oleh setiap pengunjung hotel.

“Kemudian ada acara wedding nanti kita dikasih space untuk pajang disitu. Jadi tamu-tamu wedding itu bisa beli juga. Produknya itu makanan, minuman dan kerajinan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, enterpreneur muda asal Sulsel ini berharap agar peluang pemasaran produk UMKM di Hotel Swiss Belinn Panakkukang ini juga menjadi perhatian dan diikuti juga oleh hotel-hotel yang lain.

“Harapan kita semoga apa yang dilakukan Swis s Belinn ini bisa dilakukan oleh hotel yang lain seperti membuka ruang bagi UMKM. Jadi ini adalah peluang yang sangat besar jadi pemerintah bisa melihat ini sebagai peluang untuk pertumbuhan ekonomi,” jelasnya.

Sementara, General Manager Hotel Swiss-Belinn Panakkukang, Roheman menyambut baik atas pemasaran produk UMKM di hotel tersebut.

“Jadi kita dari pihak Swiss Belinn Panakkukang Makassar, kita kerjasama dengan UMKM untuk menjual produk-produk UMKM, jadi banyak sebagian besarnya makanan-makanan ringan,” ucapnya.

Roheman mengatakan pihaknya sangat mendukung para pelaku UMKM agar setiap produk dengan khas Sulsel ini dapat dinikmati oleh para pengunjung.

“Kita sebagai industri Pariwisata juga mendukung UMKM untuk menjual produk mereka di Hotel. Jadi pengunjung datang dari luar daerah, mencari oleh-oleh atau khas makanan Sulawesi Selatan, mereka ngga usah keluar hotel lagi,” katanya.

Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa produk UMKM sudah terbukti memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap pertumbuhan ekonomi. Apalagi dipasarkan di hotel dengan tingkat pengunjung yang cukup banyak ini tentu menjadi peluang yang cukup besar.

“Jadi banyak orang dari luar daerah itu pasti ingin yang khas dari Makassar. Kalau misalnya pembeli sudah mendapatkan semua di hotel tentunya ini akan jadi keuntungan dari pihak hotel, jadi hotel juga akan dikenal,” pungkasnya. (Fdl)

No Responses

Leave a Reply