Danny Bacalon Pertama Penuhi Kursi, Appi Masih Nol

Danny Bacalon Pertama Penuhi Kursi, Appi Masih Nol

RADARMAKASSAR.COM – Moh Ramdhan Pomanto, Bakal Calon Walikota Makassar 2019-2024, selain memiliki popularitas dan elektabilitas tertinggi dibanding bacalon lainnya, juga terbilang piawai dalam menggaet partai politik.

Bukan tanpa alasan, sosok Danny memang menjadi incaran banyak partai, karena dianggap bacalon paling matang dalam segaha hal, dan telah membuktikan kerja nyata sebagai Walikota Makassar 2014-2019.

Setelah mendapat rekomendasi Partai Nasdem yang memiliki 6 kursi di DPRD Makassar, Minggu (8/3) di CCC, Danny Pomanto kembali mendapat rekomendasi dari Golkar sebagai usungan dalam Pilwalkot Makassar September mendatang. Golkar sendiri, memiliki 5 kursi di DPRD Makassar, sehingga Danny jika dibanding bacalon lainnya, telah memenuhi kuota kursi untuk maju sebagai calon walikota, yakni 11 kursi dari 10 kursi yang dipersyaratkan sesuai undang-undang.

Sementara Bacalon Munafri Arifuddin alias (Appi) hingga saat ini belum memiliki satupun rekomendasi dari partai politik atau nol.kursi, walaupun masih tersisa 28 kursi, yakni Demokrat 6, PDIP 6, Gerindra 5, PPP 5, Hanura 3, Perindo 2, Berkarya 1.

Namun, 2 bacalon lainnya yang juga telah mendapat rekomendasi yakni Sjamsu Rizal sebanyak 5 kursi, dari PKS 5 kursi, PKB 1 kursi, dan None dari PAN 5 kursi, masih terus berburu partai untuk mencukupkan koalisi.

Sementara, Moh Ramdhan Pomanto, mengaku bahwa dukungan Golkar memicu semangat dirinya untuk mempersembahkan kemenangan.

Danny menambahkan, atas kepercayaan yang diberikan oleh partai berlambang Pohon Beringin ini, ia akan membalasnya dengan sebuah kemenangan.

“Rekomendasi ini akan kita jalankan dengan sebaik baiknya, kami sangat mebutuhkan dukungan semua organ partai Golkar, Insyaallah kami akan membawa kemenangan,” ungkapnya.

Pengamat politik Universitas Bosowa, Arief Wicaksono. Menilai sebelum partai Politik mengeluarkan rekomendasi B1 KWK seperti yang disyaratkan oleh KPU, dukungan Partai Politik masih dapat berubah.

Selain itu, balon yang menerima surat tugas tersebut juga harus memenuhi beberapa syarat dan ketentuan dari parpol yang mengeluarkan surat tugas tersebut. (*)

No Responses

Leave a Reply