Legislator Golkar Makassar Sebut Pembagian Sembako Dinsos Tidak Terarah

Legislator Golkar Makassar Sebut Pembagian Sembako Dinsos Tidak Terarah

RADARMAKASSAR.COM- Pemerintah Kota Makassar menggelar uji coba sekaligus mendistribusikan sembilan bahan pokok (sembako) kepada warga yang terdampak covid-19.

Namun apa dikerjakan oleh Pemkot Makassar belum menunjukkan kesempurnaan, sebab masih banyak warga tak kebagian sembako dari hasil pendataan dinas terkait.

“Di tangani oleh Dinsos Makassar saya nilai tidak terarah pembagiannya. Biarlah kita lihat dulu kerjanya Dinsos dan Pemkot. Kalau ini berdampak besar, kita akan ambil tindakan,”ujar Anggota DPRD Makassar dari Fraksi Partai Golkar, Nurul Hidayat saat dikonfirmasi Radar Makassar.

Diketahui seperti terjadi di wilayah Kelurahan Kunjung Mae, beredarnya foto warga yang berantrian menunggu sembako dibagikan di lorong.

“Situasi begini yang kita sangat khawatirkan, apalagi kalau PSBB sudah diberlakukan, pasti dampaknya kelaparan berjamaah. Bahkan kegiatan ekonomi sudah terputus (PHK) di setiap perusahaan dan UKM tidak ada jalan,”ungkap dia.

“Hari ini di DPRD sementara akan dirapatkan di Banggar dengan pimpinan. Sekarang saya melihat dan mengamati sungguh miris melihat warga masyarakat berteriak kelaparan. Sedangkan pemkot belum jelas kerja2nya. Apalagi Sms dan WhatsApp yang masuk ke saya setiap hari keluhan-keluhan, semoga Wabah ini cepat berakhir,”tambahnya.

Terpisah, Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Makassar, Ismail Hajiali mengatakan penyaluran sembako ke warga terdampak dilakukan dengan pengawalan oleh TNI – Polri

“Untuk hari pertama ini kita telah distribusikan ke warga Kota Makassar yang terdampak covid-19 sebanyak kurang lebih 3500 paket,” ungkapnya.

Tak tanggung tanggung, Pemerintah Kota Makassar telah menggelontorkan anggaran untuk 60 ribu paket sembako sebesar Rp.36 miliar

“Setiap paket sembako itu totalnya senilai Rp.600 ribu, jika dikalikan dengan 60 ribu paket maka totalnya yah sekitar Rp.36 miliar,” ungkapnya.

Dimana diketahui, satu paketnya terdiri dari berbagai jenis bahan pokok, diantaranya beras 10kg, minyak, gula, sabun, dan sarden 10 kaleng, serta alat kebersihan sebagai bekal selama 14 hari penerapan PSBB.

“Pokoknya ada 9 jenis, karena disebut sembako yah harus sembilan bahan pokoknya dalam satu paket,” pungkasnya.

Ia pun mengaku bahwa 60 ribu paket sembako tersebut akan disalurkan secara bertahap dengan target selama tiga hari kedepan

“Artinya sebelum PSBB kita usahakan seluruh 60 ribu paket sembako tersebut sudah tersalurkan kepada warga terdampak,” tutupnya. (nra/fly)

No Responses

Leave a Reply