Syamsul Chaeruddin Fokus Orbitkan Pemain Muda 

Syamsul Chaeruddin Fokus Orbitkan Pemain Muda 

RADARMAKASSAR.COM – Setelah memutuskan pensiun sebagai pemain pada 2018, Syamsul Chaeruddin seperti menghilang dari ingar-bingar pemberitaan sepakbola tanah air. Tapi, pada pertengahan Mei 2020, sosok mantan kapten PSM Makassar dan gelandang tim nasional Indonesia ini kembali muncul. Apalagi, belakangan ini, Syamsul aktif di media sosial dan memenuhi permintaan wawancara chanel youtube milik Ferdinand Sinaga, striker Juku Eja.

Di instragram misalnya, sejak unggahan pertamanya pada 22 Mei, akun @syamsulbachrihaeuruddin miliknya sudah diikuti oleh 1794 orang. Padahal, ia baru memposting tujuh foto. Postingan terakhir Syamsul adalah foto timnas Indonesia di Piala Asia 2007, Selasa (1/6/2020) yang langsung ditanggapi ribuan netizen serta puluhan komentar.

Syamsul mengaku lebih banyak waktu setelah pensiun sebagai pemain. Itulah mengapa, ia bisa lebih fokus membina dan melatih pemain didikannya di SSB Syamsul Sports yang ia dirikan pada 2015 silam.

Ia katakan, jumlah anak didiknya mencapai 40 pemain dengan rentang usia 16-18 tahun.

Mereka berlatih tiga kali dalam sepekan di lapangan yang berdekatan dengan rumah pribadi Syamsul di Limbung, Kabupaten Gowa yang berjarak 20 KM lebh dari pusat kota Makassar.

“Melatih itu tidak mudah. Untuk sementara saya hanya berbagi pengalaman karena ilmu kepelatihan saya belum ada. Saya berencana setelah Covid-19 berlalu, saya akan mengikuti kursus pelatih,” ujar Syamsul.

Sebagai mantan penggawa timnas, Syamsul bakal mendapat prioritas untuk langsung mengikuti kursus C-AFC.

“Saat masih menjadi pemain, saya memang berpikir mengikuti kursus karena ingin fokus membela klub,” jelasnya.

Syamsul menamambahkan dalam membina pemain di SSB miliknya, ia tidak memungut bayaran.

“Saya kasihan dengan mereka. Ada potensi tapi tak punya biaya untuk masuk SSB di Makassar. Alhamdulillah mereka sangat bersemangat mengikuti program latihan yang saya berikan,” papar Syamsul.

Ketika masih aktif sebagai pemain, Syamsul termasuk gelandang papan atas di Indonesia. Ia pun pernah menjadi sosok inspirator pesepak bola muda di Tanah Air.
Nama Syamsul Chaeruddin pertama kali mencuat di pentas sepak bola nasional ketika membawa PSM menembus semifinal Liga Indonesia 2002 yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta.

Di level klub, pencapaian tertinggi Syamsul adalah dua kali runner-up Liga Indonesia bersama PSM yakni pada musim 2003 dan 2004. (**)

No Responses

Leave a Reply