Perkelahian Kelompok Marak, Imbauan Dinilai Kurang Efektif

Perkelahian Kelompok Marak, Imbauan Dinilai Kurang Efektif

RADARMAKASSAR.COM – Pengamat Kriminolog Prof Marwan Mas mengaku sangat menyayangkan masih adanya terjadi tawuran remaja di Makassar meski dalam kondisi pandemi Covid-19. Padahal larangan berkumpul di Kota Makassar masih terus digalakkan.

“Makassar ini kan masuk dalam zona merah Covid-19. Jangankan tawuran, berkumpul saja itu tidak boleh. Artinya imbauan dari aparat dan pemerintah kurang efektif atau memang kurang keras tegurannya,” Ungkapnya.

Menurutnya, jika masih ada remaja atau warga yang tak paham waspada penyakit, maka imbauan pemerintah belum sampai dengan baik ke mereka. Sehingga ia menyarankan perlu mengerahkan petugas untuk melakukan peneguran secara keras.

“Banyak terjadi tawuran di masa pandemi ini karena belum ada hukuman yang memberikan efek jera. Sehingga, para remaja tidak takut untuk mengulangi perbuatan serupa,” kata Marwan.

Ia juga meminta agar mempersiapkan sanksi yang sesuai untuk diberikan kepada yang bersangkutan atas tindakan tawuran. Karena menurutnya, jika belum menimbulkan efek jera dan mengedukasi maka mereka tetap berani tawuran.

Marwan menegaskan, kondisi ini harus menjadi perhatian bersama baik Kepolisian maupun Pemerintah Kota Makassar.

“Harus ada upaya pencegahan secara intens untuk menangkal kenakalan remaja di Kota Makassar,” tegasnya.

“Jadi selain peran kepolisian, karena masalah urusan kriminal dan pidana, perlu juga bimbingan orang tua agar anaknya tidak ikut-ikutan,”tambahnya.

Sementara itu, Pj Wali Kota Makassar Yusran Yusuf mengatakan maraknya tawuran antar warga akan menjadi perhatian khusus bagi pemerintah dan sejumlah pihak

“Tawuran seperti itu harus kita cegah dengan bersama- sama semua pihak,” kata Yusran, kemarin.

Selain itu, lanjut Yusran, Pemerintah akan senantiasa terus berkoordinasi dengan aparat keamanan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Makassar

Olehnya, ia mengaku akan mengimbau seluruh kepala Pemerintahan di Kecamatan untuk terus melakukan pemantauan dan meredam konflik yang bisa terjadi

“Kita akan mengimbau kepada seluruh camat agar senantiasa melakukan pemantauan dan pemetaan titik rawan perang kelompok terkhusus bagi yang sering terjadi di wilayahnya,” ungkapnya.

Yusran juga meminta warga Kota Makassar agar tidak mudah terprovokasi sehingga dapat menimbulkan konflik dan pertikaian antar kelompok.

“Kalau ada masalah sebaiknya di bicarakan baik baik secara kekeluargaan, nanti ada RT/RW, Lurah, Camat serta TNI Polri yang berada diwilayahnya bisa membantu menyelesaikan semua persoalan. Dan ingat jangan gampang terprovokasi,” pungkasnya. (and/nra)


No Responses

Leave a Reply