Telat Bayar Tagihan Listrik Rp54.000, Meteran Warga Bulukumba Dicabut Petugas PLN

Telat Bayar Tagihan Listrik Rp54.000, Meteran Warga Bulukumba Dicabut Petugas PLN

RADARMAKASSAR.COM – Memilukan, rumah warga di Komplek BTN II Kelurahan Loka, Kecamatan Ujungbulu, Kabupaten Bulukumba terpaksa harus menerima nasib bergelap-gelapan pasca di putusnya aliran listrik menuju rumahnya.

Diketahui pemilik rumah tersebut salah seorang Komisioner Panwas Kecamatan disalah satu Kecamatan yang ada dibulukumba, motif pemutusan aliran listrik juga dikabarkan hanya karena gara-gara telat bayar iuran senilai Rp54.000 saja.

Saat di konfirmasi, Parmank yang merupakan pemilik rumah yang aliran listriknya diputus oleh PLN membenarkan kejadian tersebut. “Ia benar tadi pagi pihak PLN datang memutus sumber listrik menuju rumah saya”, jelas parmank kepada media ini, Senin (29/6/2020).

Hari jum’at itu datang penagihnya, lanjut parmank. Pada saat itu memang saya janji bayar kalau sore, cuman karena faktor sibuk dengan pekerjaan di rumah yang mendesak semua akhirnya saya lupa.

“Hari ini saya di kabari oleh istri kalau meteran rumah di cabut, padahal istri saya memohon sebentar di bayar karena saya belum dirumah sementara ATM ada sama saya. Hanya saja pihak PLN tidak perduli dan langsung memutus sumber listrik yang masuk kerumah kami”, terangnya.

Sementara Kepala Ranting PLN Panrita Lopi Bulukumba saat di konfirmasi mengklarifikasi terkait pemutusan sumber listrik dirumah warga yang ada di komplek BTN II Bulukumba

“Pembayaran listrik itu dari tanggal 2 sampai tanggal 20. Jika sudah tanggal 21 ke atas maka sudah ada penyampaian awal, biasanya petugas kasi toleransi berapa hari terhadap Pelanggan”, pungkas Ahmad Ilyas

Sebenarnya bukan kWh meternya yang di cabut, melainkan hanya pemabatasnya saja yang dilepas oleh tim. “Jika sudah di bayar tagihannya, tim kami memasang kembali pembatasnya biar sumber listrik dapat kembali tersambung”. tutupnya. (Fadly)


No Responses

Leave a Reply