Bank BJB Sasar UMKM Ritel Otomotif

Bank BJB Sasar UMKM Ritel Otomotif

BANDUNG, RADARMAKASSAR – Melalui pola kemitraan, Bank BJB semakin membuka luas peluang bagi UMKM dari berbagai sector usaha untuk maju bersama dengan bank BUMD terbaik di Indonesia ini. Terbaru, bank bjb juga baru saja menguatkan kolaborasi dengan pelaku usaha di bidang ritel otomotif.

Beberapa waktu lalu, bank bjb menyepakati kerja sama penyaluran kredit kepada para anggota boom motorist yang menjadi mitra PT Rukun Mitra Sejati dan PT Langgeng Hidup Lancar. Kerja sama tersebut dilakukan sebagai bentuk dukungan bank bjb dalam memajukan bisnis boom motorist sebagai agen distributor dan para pemilik warung sebagai pelaku usaha UMKM.

Daerah pemasaran PT Rukun Mitra Sejati & PT Langgeng Hidup Lancar awalnya berada di wilayah Surabaya. Namun seiring dengan perkembangannya, daerah pemasaran terdapat di seluruh wilayah Indonesia.

Boom motorist menjalankan fungsi serupa reseller yang menghubungkan distributor besar dan toko pengecer kecil dengan mengantarkan barang-barang menggunakan sepeda motor.

Reseller sepeda motor membantu distributor besar dengan mendistribusikan produk ke toko yang sulit dijangkau dan terpencil di mana para reseller atau yang dikenal sebagai member boom motorist akan mendapatkan keuntungan dari margin penjualan harian mereka.

Pola kemitraan bjb lainnya yang menggerakan perekonomian nasional adalah kerja sama dengan PT. Paskomnas Indonesia atau Pasar Komoditi Nasional Paskomnas Indonesia. Kerja sama yang dilakukan adalah pengajuan permodalan untuk pedagang di Pasar Tanah Tinggi, Tangerang.

Paskomnas adalah grup perusahaan yang bergerak di bidang pengembangan jaringan Pasar Induk yang bertujuan mengembangkan jalur distribusi nasional komoditi pangan yang berkesinambungan dari sentra produksi hingga pusat distribusi.

Infrastruktur utama Paskomnas berupa pasar induk berposisi di kota besar, yang berfungsi sebagai media dalam pembentukan harga secara nasional. Saat ini Paskomnas menjadi pengelola bagi 3 pasar Induk dengan lebih dari 1000 pedagang yang bernaung dibawahnya. (din)

No Responses

Leave a Reply