Antusiasme Siswa Kembali Belajar Luring, Sekolah Islam Athirah Gelar Vaksinasi

Antusiasme Siswa Kembali Belajar Luring, Sekolah Islam Athirah Gelar Vaksinasi

Radarmakassar.com – Harapan siswa untuk merasakan kembali pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah terus hidup.

Buktinya, 700 siswa dari Sekolah Islam Athirah Makassar sangat antusias menjalani vaksinasi di Jalan Kajolalido, Jumat (16/7).

Salah satu siswa Kelas XII MIPA II yang juga Ketua Osis Sekolah Islam Athirah Nurul Izzah Salsabila mengatakan dirinya ikut vaksinasi untuk menekan angka penularan kasus Covid-19.

“Juga agar kegiatan siswa cepat terlaksana secara luring. Saya mengajak seluruh teman-teman ikut vaksinasi untuk menghilangkan virus corona,” ungkapnya.

Usai melakukan vaksinasi, Nurul mengaku tak merasakan sakit yang berarti. Ia mengandaikan jarum suntik ibarat digigit semut.

“Setelah itu mulai pegal-pegal tapi tidak terlalu,” kata Nurul.

Sementara, siswa kelas XII Sekolah Islam Athirah, Annisa Wildana Kamil menyebut dirinya antusias mengikuti vaksinasi untuk menurunkan kasus Covid-19.

“Semoga dengan vaksinasi ini bisa membantu pemerintah dalam mengendalikan Covid-19,” ujarnya.

Dengan adanya vaksinasi terhadap siswa, Annisa berharap sekolah tatap muka bisa dipercepat. Kendati begitu, Annisa mengaku tak memiliki kendala saat mengikuti pembelajaran secara daring.

Menurutnya, bila mengikuti pembelajaran secara serius dengan menyediakan tempat yang nyaman maka seluruh materi tetap terserap dengan baik.

“Selama tidak di tempat tidur dan bermalas-malasan maka materi yang disampaikan guru bisa dicerna dengan baik,” kata dia.

Hanya saja, Annisa tak memungkiri bila banyak temannya yang merasa gelisah dengan proses belajar daring.

“Mereka tidak nyaman karena kurang efektif menerima materi secara daring,” paparnya.

Sementara, Ketua Satgas Covid-19 Sekolah Islam Athirah, Patris Hasanuddin menyebut masalah vaksinasi tak sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemerintah.

“Semua masyarakat juga harus terlibat memerangi Covid-19 salah satunya melalui vaksinasi,” tuturnya.

Ia mengatakan vaksinasi gratis ini bekerja saja dengan Kalla Group, Kodam XIV Hasanuddin, BMPD Sulawesi Selatan, dan BMJ Sekolah Islam Athirah, dan Grab.

Ia pun mengatakan sejak akhir 2020 pihaknya sudah menyiapkan gelaran sekolah tatap muka. Hanya saja pihaknya taat pada regulasi yang ditetapkan pemerintah.

“Kami sudah menyiapkan secara internal dari November 2020, sudah dibentuk Satgas. Sudah rapat berkali-kali, kita rencana sekolah tatap muka Januari 2021,” ungkapnya.

Ketua Panitia Imelda Makkuassang menuturkan pada hari pertama pihaknya menargetkan seribu peserta. Adapun jenis vaksin yang digunakan adalah Sinovac.

“Dosis vaksin untuk usia anak dan dewasa berbeda,” ujar Imelda.

Lantaran anak usia 12-17 tahun belum memiliki KTP sebagai syarat pendaftaran, Imelda menyebut mereka cukup memperlihatkan NIK Kartu Keluarga.

Sebelum melakukan vaksinasi, Imelda menuturkan telah lebih dulu melakukan seminar ihwal pentingnya vaksinasi anak.

“Setelah mereka tahu pentingnya vaksinasi, mereka akhirnya antusias mendaftar untuk ikut,” ucapnya.

Program vaksinasi yang digelar secara gratis itu bergulir selama dua hari. Yakni 16 hingga Sabtu 17 Juli 2021.

Area pelayanan dibagi untuk mengantisipasi antrean dan proses vaksinasi berada di area terbuka.

Selain menyasar vaksinasi untuk usia pelajar, Islam Athirah Makassar juga membolehkan pihak keluarga siswa, siswa dari sekolah lain, hingga membuka untuk umum.(vin)

No Responses

Leave a Reply